Learn how to amaze

Mind Reading

<Mind Reading>

de Effect: Beberapa waktu yang lalu ketika saya memberikan sebuah pelatihan, saya minta seorang peserta sukarelawan memikirkan nama suatu negara di dunia, lalu saya minta juga memikirkan nama hewan. Saya minta ybs berkonsentrasi agar saya mendapatkan gelombang otaknya dan….akhirnya saya mendapatkannya.

Saya lalu menebak kedua hal tersebut…penonton tercengang karena anda dengan TEPAT membaca pikirannya!

de Secret: Sebenarnya saya melakukan forcing (memaksa dengan halus), jadi peserta tersebut tidak menyadarinya, dengan syarat anda jangan mengatakan apa yang hendak anda lakukan! Adapun forcing yang saya maksud adalah rumus ilmu pasti yang gunanya membawa penonton ketujuan yang kita inginkan.

Bingung?

Untuk itu coba baca dan ikuti instruksi di bawah ini (anggap anda adalah penonton dan saya magician-nya) dengan begitu anda akan kaget dan sekaligus paham metode Mind Reading ini.

Silahkan anda pilih angka antara 1-10…sudah?

Sekarang kalikan angka rahasia anda dengan 2!

Bila sudah tambahkan dengan 8, lakukan sekarang…sudah?

Kini hasil tersebut anda bagi 2…oke saya beri waktu anda menghitungnya. ..

Anda masih ingat angka rahasia anda diawal tadi? Nah kurangkan hasil perhitungan kita tadi dengan angka rahasia anda!

Bila sudah kini anda rubah hasilnya tersebut ke abjad, begini maksud saya bila 1 maka jadi A, bila 2 jadi B, 3 jadi C, 4 jadi D, 5 jadi E….dan seterusnya, anda pahamkan?

Kini anda telah memiliki abjad rahasia yang orang lain tidak mengetahuinya, termasuk saya…dan saya ingin anda memikirkan nama suatu negara di dunia dengan menggunakan abjad rahasia anda. Jadikan
abjad tersebut sebagai huruf awal nama suatu negara…sudah?

Bila sudah saya ingin anda pikirkan nama hewan, tapi tunggu dulu pilih nama hewan tersebut menggunakan huruf kedua dari nama negara yang anda pilih. Begini misalnya, nama negara yang saya pilih INdonesia, nah huruf keduanya adalah N maka hewan yang saya pilih adalah NURI (nuri adalah hewan dari jenis burung).

Oke apakah anda sudah mendapatkan nama hewan yang sesuai dengan huruf kedua dari nama negara yang anda pilih?

Benar sudah?…kalau belum saya akan menunggu anda.

Oke kalau sudah silahkan pikirkan kedua hal tersebut dan kirimkan kelayar komputer anda…

Saya tidak mengenal Anda, tapi percayakah Anda meski begitu saya tahu apa yang Anda Pikirkan?

Saya kini telah mendapatkan gelombang pikiran anda, dan……… ……..

“Hewan ELANG di Manapun Ada…di Indonesia Ada…di DENMARK Juga Ada”.

Rahasianya mudah, yaitu berapapun angka yang dipilih penonton maka setelah mengikuti rumus di atas hasilnya selalu 4. Nah kalau diubah jadi huruf berartikan selalu D… dan secara ilmu psikologi, orang yang memikirkan nama negara menggunakan huruf D selalu memilih negara Denmark, padahal ada saja nama negara lain yang menggunakan huruf D…kenapa bisa begitu? Karena orang akan memilih yang paling diingatnya.. . itulah maksudnya ilmu psikologi ikut berperan, dalam hal ini saya menjelaskan tentang alam pikiran bawah sadar yang sering saya gunakan di pelatihan dan membawakan sulap..

Demikian juga dengan nama hewan, bukankah huruf kedua adalah E dan nama hewan dalam bahasa Indonesia menggunakan E yang paling diingat yaitu Elang!

BEst,
B:M

13 steps to mentalism

Dijual Buku:
13 Steps to Mentalism by Corinda

(424 halaman – edisi bahasa Inggris)

 

Sekilas tentang buku ini dari Saya
Buku 13 Steps to Mentalism adalah sebuah buku yang dianggap sebagai Kitab Sucinya para Mentalis dunia.
Setiap anda Tanya seorang Mental Magician (pesulap aliran Mentalis) pasti akan mengetahui buku ini. Buku ini merupakan dasar bagi saya untuk memainkan dan mengembangkan semua permainan Mental Magic dalam setiap pelatihan yang saya bawakan.

.:: saya rekomendasikan bagi anda yang mendalami training hypnosis, NLP, dan training-2 lain tentang mind karena baik buat Ice Breaker ataupun Energizer ::.

Buku ini mengajarkan Anda mengenai metode dan efek untuk menjadi seorang mentalis. Baik menggunakan pikiran, menebak kartu, menebak headline surat kabar dll. 13 bab yang ada dalam buku tersebut menjelaskan berbagai metode dan variasi yang digunakan oleh para mentalis dunia.

Tentang Corinda (pengarang)

Tidak ada yang tahu dari mana Corinda (sang pengarang buku) berasal, namun setiap para mentalis tahu akan eksistensinya di dunia mentalis saat ini. Saat ini corinda dikenal di seluruh dunia sebagai penulis maupun pengajar para pesulap mentalis dunia… dan dikenal juga sebagai seorang Mental Magic, yang mengantarkannya mendapatkan ”membership to the Inner Circle with a Gold Star: sebuah prestigious award dari Magic Circle

Overview 13 Steps to Mentalism:

(sengaja saya berikan versi asli dalam bahasa inggris untuk menghindari kesalahan persepsi)

1. The Swami-Gimmick - This gimmick makes it possible to make written predictions. Explained are the various types of gimmicks which exist, their uses and their applications (24 effects).
2.
Pencil, Lip, Sound, Touch, and Muscle Reading – Thanks to movements that most of us aren’t aware of making, you can learn to perform incredible effects.
3.
Mnemonics and Mental Systems – To the mentalist, properly used memory systems are indispensable. You can give incredible demonstrations any time.
4.
Predictions – This chapter describes the basic techniques used with a swami gimmick and other items to make seemingly impossible predictions.
5.
Blindfolds and X-Ray Eyes – Blindfolds can turn ordinary stunts into incredible performances. Learn how to use them to your advantage.
6.
Billets - Learn switches, tears, retentions and peeks – and put them to good use.
7.
Book Tests – Use books in a routine that seems impossible.
8.
Two Person Telepathy – Use these methods to create a two person mentalism act.
9.
Mediumistic Stunts – Things which seem to be more than they really are.
10.
Card Tricks – Mentalism with cards.
11.
Question and Answer (Readings) – Learn the basics of Cold Reading.
12.
Publicity Stunts – How to gain publicity.
13.
Patter and Presentation – Methods which will help the presentation of your mentalism effects.

Investasi:

Harga Copy Hardcover: Rp 350.000 (tersedia tinggal 1 dari 2 buah)
Harga Copy Softcover: Rp 275.000 (tersedia tinggal 0 dari 5 buah)

Bagaimana cara memilikinya?
1. Konfirmasikan terlebih dahulu mengenai ketersediaan Copy buku tersebut melalui HP atau e-mail saya

2. Transfer ke rek. BCA no 088.068.1231 a.n. Bobby Meidrie Levianto
- tambahkan 5 rupiah pada saat transfer sebagai kode saya Magic-

3. Kirim bukti transfer ke 031.298.1068

4. Konfirmasikan kembali via HP atau e-mail saya (lihat pada halaman Contact)

Catatan dari Saya:
Magic is not cheat.. but Magic is entertaining yourself!
.:: Buku yang akan anda terima merupakan Copy dari buku asli yang saya miliki dengan kualitas Copy yang terbaik ::.

BEst,
B:M

Practical Mental Magic

Dijual Buku:
Practical Mental Magic by Theodore Anemman

(310 halaman & 100 ilustrasi – edisi bahasa Inggris)

The Effect
Mind reading, thought transmission, prophecy, miracle slate routines and other “psychic” effects are among the most impressive tricks in any magician’s repertoire. Their power to amaze and dumbfound an audience is unparalleled in the domain of stage magic.

In this volume, one of the greatest of all mental magicians reveals the secrets behind nearly 200 astonishing feats of mental magic. The included routines encompass 12 major categories:

* Effects with Billets and Pellets
* Publicity Effects
* Dead or Alive
* Book Tests
* Thought Foretold
* Envelope Necromancy
* Miracle Slate Routines
* Money Mentalism
* Blindfold Reading
* Mentalism with Cards
* Psychic Codes
* Miscellaneous Mental Masterpieces

Theodore Annemann, through his own performances and editorship of Jinx magazine, probably did more than anyone else to popularize this branch of entertainment. Now, this extensive knowledge, experience and know-how are at your fingertips in this comprehensive collection. Here are the closely guarded tricks of the trade behind such astonishing effects as Pseudo-Psychometry, one of the greatest one-man psychic effects ever achieved; Who Killed Mr.X?-a classic routine that combines both magic and mind reading with a triple mystery and a novel presentation; and the Swami Test, a demonstration of prophecy first popularized around 1920. Annemann himself came up with some 16 variations on this popular and much-practiced effect. My Own Swami Test is one of his best.

These and scores of other crowd-pleasers are here, each thoroughly explained and diagrammed, with insider’s tips on techniques, staging, patter, plants and confederates, diversions-everything you need to make any trick a fool-proof success. No special equipment is required; just traditional magic props and a willingness to learn from one of magic’s legendary figures. Although written for professional magicians, the step-by-step detail, clarity and inclusiveness of this collection, along with the author’s intimate knowledge of the stage performer’s needs, make this a volume that will benefit magicians at every level of expertise.

Investasi:

Harga Copy Hardcover: Rp 275.000 (tersedia tinggal 3 dari 4 buah)
Harga Copy Softcover: Rp 225.000 (tersedia tinggal 2 dari 5 buah)

Bagaimana cara memilikinya?
1. Konfirmasikan terlebih dahulu mengenai ketersediaan Copy buku tersebut melalui HP atau e-mail saya

2. Transfer ke rek. BCA no 088.068.1231 a.n. Bobby Meidrie Levianto
- tambahkan 5 rupiah pada saat transfer sebagai kode saya Magic-

3. Kirim bukti transfer ke 031.298.1068

4. Konfirmasikan kembali via HP atau e-mail saya (lihat pada halaman Contact)

Catatan dari Saya:
Magic is not cheat.. but Magic is entertaining yourself!
.:: Buku yang akan anda terima merupakan Copy dari buku asli yang saya miliki dengan kualitas Copy yang terbaik ::.

BEst,
B:M

 

 


flying-deck.jpg

 

The secret behind <MAGIC!>

Banyak email & telpon yang masuk ke saya mengenai menganai kemampuan Magic/Sulap (saya lebih suka menggunakan istilah Magic bagi Sulap dan Magician bagi para Pesulap) dalam setiap training-training yang saya bawakan.. termasuk juga langsung telpon dan datang langsung menemui saya secara langsung di Surabaya buat lebih kenal atau bahkan ingin menguasai Magic yang saya bawakan, termasuk teknik membengkokkan sendok-garpu dan menerbangkan benda… bahkan ada yang menganggap saya memiliki Jin, Tanda tangan Kontrak dengan Lucifer, dal lain – lain lah hehehe… (Mas Ikhwan Sopa juga salah satunya yang terkaget-kaget secara langsung hehehe…) yang penting saya sampaikan, bahwa yang saya gunakan adalah kemampuan dan saya hanya menekankan dalam pelatihan Motivasi saya bahwa MAGIC is believing in yourself, if you can do that, you can make anything happen.

Berikut saya sampaikan sedikit tentang apa yang dimaksud dengan Inattentional blindness yang sering digunakan oleh para Magician, termasuk saya.. karena saya belajar Magic memang sudah sejak SD karena hobi hehehe… ;)

Magic adalah seni yang menakjubkan bagi banyak orang. Masih ada orang yang memuja-muja Harry Houdini, sang ahli meloloskan diri. Mungkin kita juga masih ingat gegap gempitanya Jakarta ketika David Copperfield datang berkunjung dan menurunkan hujan salju. Banyak orang yang terheran-heran dengan Magic-jarak- dekatnya David Blaine. Bahkan ketika mulai bermunculan buku dan acara televisi yang mengupas rahasia di balik trik-trik Magic lama, kita tetap terpana oleh trik-trik baru yang lebih muskil diungkap dengan akal sehat yang sederhana. Meskipun muncul reaksi-reaksi seperti ”Ya ampun, ternyata cuma begitu doang toh,” atau ”Sial, gue ketipu. Begitu doang mah gue juga bisa,” dalam hati kecil kita tetap mengagumi kelihaian mereka, seperti dulu kita juga kagum melihat merpati keluar dari topi saat acara ulang tahun anak-anak.

Tentu dalam kekaguman itu ada satu pertanyaan mendasar yang keluar: ”Bagaimana mungkin mereka bisa melakukannya? HOW’D YOU DO THAT!!!!” Ada bermacam-macam cara, mulai dari penggunaan benda-benda biasa yang sudah ’diakali’ sampai pemakaian kostum, set panggung, dan penghasil efek khusus. Namun yang menjadi andalan utama seorang Magician sejati pada dasarnya hanyalah gerakan tangan, tubuh, dan kata-katanya. Juga pengetahuan akan mata dan pikiran manusia yang tidak sempurna.

Manusia normal yang memiliki kelemahan persepsi yang disebut dengan inattentional blindness. Inattentional blindness adalah sebuah fenomena di mana orang seolah-olah ’buta’ terhadap sesuatu yang berada di wilayah pandangannya dan jelas-jelas ia (mampu) melihatnya. ’Kebutaan’ ini disebabkan karena pada saat itu kita sedang tidak memperhatikan, atau perhatian kita sedang terpusat pada hal lain, sementara jangka perhatian kita terbatas. Kedengarannya sederhana dan lumrah terjadi, namun kalau anda sering merasa ’tertipu’ oleh trik-trik Magic), mungkin anda akan merasa bodoh sendiri, ”Kok bisa ya saya sampai tidak menyadari hal segamblang itu?” Eksperimen berikut yang dilakukan Simons dan Chabris (1999) mungkin dapat memperjelas dampak yang sungguh-sungguh konyol ini.

Simons dan Chabris meminta 228 mahasiswanya untuk menonton sebuah tayangan sederhana yang memperlihatkan dua tim (tim ’hitam’ dan tim ’putih’) yang sedang melakukan passing bola ke rekan setimnya. Hitam 1 melakukan pass ke Hitam 2, Hitam 2 ke Hitam 3, kembali ke Hitam 1, dan begitu seterusnya (tim ’putih’ juga melakukan hal yang sama) selama 75 detik. Mereka kemudian memberi tugas pada peserta untuk menghitung (dalam hati), berapa jumlah pass yang dilakukan salah satu tim. Tugas yang lebih sulit juga diberikan pada kelompok lain untuk menghitung masing-masing jumlah aerial pass (pass yang diberikan langsung) dan bounce pass (pass dengan memantulkan bola ke lantai dulu). Yang tidak diketahui oleh para peserta adalah bahwa Simons dan Chabris menyelipkan ’sesuatu’ pada tayangan itu selama 5 detik: seorang wanita yang berpayungan untuk satu tayangan, dan seseorang berpakaian gorila untuk satu tayangan lagi.

Apakah anda melihat ada sesuatu yang tidak biasa pada tayangan barusan?
Pertanyaan awal itu diberikan pada para peserta setelah mereka menonton tayangan. Hasilnya mengejutkan: secara umum, 46% peserta tidak menyadari adanya kejanggalan dalam tayangan yang mereka tonton. Dan yang lebih mengherankan lagi, ’si gorila’ lebih tidak disadari oleh para peserta dibandingkan dengan ’wanita payung’ (44% versus 65%). Untuk melihat sejauh mana ’kebutaan’ ini dapat dipertahankan, Simons dan Chubris membuat rekaman tambahan ketiga, di mana si gorila berhenti di tengah, menatap kamera, dan memukul-mukul dadanya (durasi 9 detik). Dari 12 orang peserta baru, hanya 50% yang menyadari hal ini! Para peserta yang menonton lagi tayangan itu juga terheran-heran dengan ’kebutaan’ mereka, ”I missed that?!”

Fenomena yang sama telah dimanfaatkan oleh para Magician untuk memukau jutaan orang di dunia. Namun saya tetap yakin, dengan pengetahuan baru yang kita dapatkan ini, kita akan tetap saja terkagum-kagum dan penasaran dengan trik-trik Magic berikutnya yang lebih tidak masuk akal lagi, dan tentu saja menghibur.

Sumber:
Entri Wikipedia mengenai Inattentional Blindness

Simmons, D. J. & Chabris, C. F. (1999). Gorillas in our midst: sustained inattentional blindness for dynamic events. Perception, 1999, 28, 1059 – 1074. (pdf)

Bacaan Lebih Lanjut:

Carpenter, S. Sights Unseen. Monitor on Psychology, 32 (4).

Chalmes, D. Change blindess and inattentional blindness. Science of Consciousness.

me and card

let’s de MAGIC begins…

 

Banyak teman-2 tanya….
“sejak kapan kamu bisa MAGIC!!!???”
“whaaawww!!! gimana caranya!!???”

Hmmm… Perkenalan saya dengan MAGIC terjadi ketika saya usia 9 tahun… dan ketika itu masih duduk di kelas 4 SD.

Sepulang sekolah saya biasanya tidak langsung pulang, tapi bersama teman-2 mangkal di depan sekolah, yang memang biasanya di depan sekolah selalu ada ber-aneka macam jualan.. mulai dari makanan kecil, bakso, kerupuk petis, jual mainan plastik, es puter dan masih buanyak lagi macamnya. Di suatu siang teman-2 pada mengelilingi pedagang baru jauh di keramaian tempat para penjual pada umumnya.. dan apa yang membuat tertarik?? Yup.. bapak itu menjual Sulap plus trik untuk kita memainkan efeknya..

Trik yang saya lihat pada saat itu adalah Sponge Balls. Sebuah trik menggunakan bola spon yang biasa digunakan oleh para MAGICIAN Profesional.. dimana bola spon tersebut dapat berpindah-pindah sesuai kehendak sang MAGICIAN.. dan sudah tentu kita beramai-2 berusaha membeli beraneka macam trik efek yang dijual oleh bapak tersebut.. Tapi waktu itu saya tidak punya uang buat membeli satu trik efek yang dimiliki…

Saya berpikir… tidak mungkin-lah saya bisa membeli satu saja trik efek yang dijual.. karena harganya cukup mahal bagi saya pribadi (walaupun sebenarnya murah bagi kebanyakan orang). Saat itu harganya Rp 1000,00 yang paling murah. Dengan uang saku saya yang hanya Rp 100,00 mustahil rasanya bisa membeli… karena uang saku tersebut biasanya saya gunakan untuk membeli makan siang di jam istirahat..

Sambil mengayuh sepeda pulang ke rumah, saya sempat berpikir… “wah kelihatannya gak bisa deh beli sulap…”

Kemudian sempat terlintas di dalam pikiran…
“Klo Bapak itu bisa melakukan hal yang tidak mungkin, seperti memindah bola spon kemana dia suka tanpa beranjak dari tempat duduknya dan menyentuhnya… MUSTAHIL tapi TERJADI dan BISA…berarti saya bisa juga dong beli sulap-nya”

Akhirnya sambil tersenyum… MENABUNGlah saya sambil berpuasa tidak makan siang … ;)

dan akhirnya saya bisa membeli satu trik efek kartu Three Queen (tiga kartu queen secara terpisah bisa menjadi satu) dengan harga Rp 500,00 dikasih diskon sama bapak penjual… karena setiap hari mangkal di tempat bapak itu tapi cuman bisa lihat doang hehehe…

Itulah yang saya pelajari dari MAGIC... Impossible but hapens..

BEst,
Bobby Meidrie Levianto